Drama/TV Series, Review

Writing History called “Let’s Talk About Chicago Typewriter”

REVIEW DRAMA

K-Drama adalah hiburan paling murah dan menyenangkan karena bisa diunduh dengan fasilitas wifi gratisan. Haha. Inilah hidupku. Gampang bosan, dan modal pas-pasan. Tapi aku nggak pelit, kalo ada yang minta rekomendasi sekaligus file dramanya, bakal aku kasih dengan senang hati. Walaupun kadang aku unduh dengan ngorbanin kuota akibat rasa penasaran yang susah ditahan dan wifi yang lagi susah ditemui. Buatku, berbagi tontonan itu juga bagian dari hiburan. Continue reading “Writing History called “Let’s Talk About Chicago Typewriter””

Iklan
travel

Wandering The Imagination with “Wanderlove”

REVIEW NOVEL

img20171110075437.jpg

Beberapa bulan lalu aku baca novel impor berjudul WANDERLOVE. Beli tanpa baca resensi lebih dulu, hanya ngandelin sinopsis di cover belakang. Lumayan tebel, bertaruh sama diri sendiri kalau nggak seru jangan kecewa dan merasa dirugikan. Toh itu pilihan gambling demi ngilangin bosan nggak ada tontonan. Resiko. Continue reading “Wandering The Imagination with “Wanderlove””

Self Titled Life

The Lie in “Be Yourself”

“Jadi diri sendiri aja.”

“Kita harus bisa menemukan jati diri.”

“Jangan terbawa arus, harus punya pendirian.”

IMG_20170501_160316_142

Titah-titah yang cenderung bernada menghakimi itu sering banget aku denger di jaman ABG. Orang selalu bilang punya identitas itu semacam kewajiban, tapi ketika kita bersikap dan berpenampilan sesuai selera dan kenyamanan sendiri, kok masih ada aja yang kritik?

Pada akhirnya ikut standar sosial itu memang tuntutan. Semakin tambah umur, makin susah buat bermanuver demi melawan arus dan ngikutin kata hati. Karena tanggungjawab dan hierarki di masyarakat yang nggak akan bisa dihindari kecuali kita hidup menyendiri. Continue reading “The Lie in “Be Yourself””